Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna (PELIKAN TUNA)

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna di Samudera Hindia Selatan Jawa dan Bali

Akses ke Pelikan Tuna

Untuk mendukung program industrialisasi kelautan dan perikanan, khususnya untuk komoditas tuna, tongkol dan cakalang, Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) yang berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) telah melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam rangka menyempurnakan Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) yang sudah diproduksi sejak 2004.

Ikan tuna mata besar sebagai salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi telah dipilih sebagai salah satu jenis ikan yang dikembangkan PPDPI-nya. Melalui sebuah kajian yang mendalam, sebuah sistem prakiraan untuk menentukan lokasi penangkapan ikan tuna mata besar semi otomatis dengan nama PELIKAN TUNA (Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna Mata Besar) telah dibuat oleh BPOL untuk keperluan tersebut dengan memanfaatkan data dinamika laut. PELIKAN TUNA versi terbaru ini merupakan pengembangan dari versi pertama yang sebelumnya telah dikembangkan berdasarkan analisis data satelit oseanografi (Wibawa, 2011). Karena keterbatasan satelit oseanografi dalam mendeteksi kondisi oseanografi habitat tuna mata besar yang cenderung berada di bawah lapisan permukaan, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dibuatlah PELIKAN TUNA dengan memanfaatkan hasil model HYCOM (HYbrid Coordinate Ocean Model). Data kondisi fisika oseanografi 4 dimensi yang diperoleh dari HYCOM memungkinkan untuk dilakukannya analisis karakteristik habitat ikan tuna mata besar secara lebih proporsional. Kombinasi antara analisis data HYCOM, pemodelan statistika non linear, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) memungkinkan PELIKAN TUNA versi terbaru untuk memperkirakan lokasi penangkapan ikan tuna mata besar secara spasial sampai dengan lima hari ke depan. Proses penentuan lokasi penangkapan ikan pada sistem PELIKAN TUNA versi terbaru ini sudah dilakukan secara semi otomatis, dimana dengan sistem ini waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan peta hanya 30 menit saja.

PELIKAN TUNA dikembangkan oleh Kelompok Penelitian Penginderaan Jauh Laut (Tim Inderaja Laut) BPOL. Kelompok penelitian ini merupakan kelompok penelitian yang pertama terbentuk di BPOL dan memiliki tugas melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan yang terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya laut dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Selain PELIKAN TUNA, Tim Inderaja Laut juga tengah mengembangkan PELIKAN untuk lemuru di Selat Bali. Sebagai salah satu komoditas unggulan di Selat Bali, dimana keberadaannya sangat ditentukan oleh kondisi musim dan fenomena El Nino Southern Oscillation (ENSO), informasi mengenai lokasi penangkapan ikan lemuru di Selat Bali sangat dibutuhkan oleh para nelayan.


Fitur yang tersedia pada PELIKAN TUNA

  Proses Semi Otomatis
Proses pembuatan PELIKAN TUNA dilakukan secara semi otomatis, dimana dengan cara ini proses analisis dan pengolahan data hingga dihasilkannya peta lokasi penangkapan ikan tuna menjadi lebih cepat dan lebih akurat.
  Prediksi Hingga 5 Hari ke Depan
PELIKAN TUNA menghasilkan peta lokasi penangkapan ikan hingga 5 hari ke depan, sehingga akan lebih mempermudah kegiatan perencanaan dan penangkapan ikan di laut.
  Peta Tersedia Secara Online
Sama halnya dengan PPDPI, peta lokasi penangkapan ikan tuna juga tersedia secara online di website BPOL. Untuk saat ini para pengguna dapat mengunduhnya secara gratis dan cepat.
  Ketersediaan Fitur Arsip Peta
PELIKAN TUNA juga menyediakan arsip peta lokasi penangkapan ikan hari-hari sebelumnya. Dengan adanya arsip peta ini, para pengguna dapat melakukan analisis lebih lanjut terhadap perencanaan yang sudah dibuat.
  Informasi Spasial yang Lebih Baik
Berbeda dengan PPDPI yang hanya menampilkan daerah penangkapan ikan dalam bentuk titik koordinat, PELIKAN TUNA memberikan informasi spasial yang lebih baik, dimana lokasi penangkapan ikan tuna diberikan dalam satuan hook rate.
     
 

INFO PENCARIAN

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta PDPI

Lowongan Engineer Indeso

seminar-palembang


JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut pendapat anda tentang tampilan website ini?
Sangat Bagus
Bagus
Kurang Bagus
Hasil Voting:  Detail
• Dari: 1569 responden

QUICK LINKS
Republik Indonesia
Kementerian Kelautan dan Perikanan
OceanColor Home Page
Badan Meteorologi & Geofisika
Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Dan Perikanan
Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir
Pusat Penelitian Oseanografi LIPI
Komite Akreditasi Nasional
NOAA Coral Reef Watch
Universitas Udayana, Bali
Universitas Diponegoro, Semarang
Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya
Universitas Brawijaya, Malang
Universitas Trunojoyo, Madura
Institut Teknologi Bandung
Collecte Localisation Satellites, France
Sirtrack Ltd.
Bakosurtanal
Ditjen Kelautan, Pesisir dan Pulau - Pulau Kecil
Institut Pertanian Bogor
Pemkab Jembrana, Bali
Seaturtle Organization
Telonics, Inc.
Springerlink

Jumlah Pengunjung :
619234
(sejak 21 Juli 2008)


Users online class errors:
  • Unable to record new visitor
  • Unable to delete visitors

 
© 2014 Balai Penelitan dan Observasi Laut - All Rights Reserved.